Materi PWPB Bab 1 Bagian A Kelas XII RPL: User Interface Basis Data pada Halaman Web
A. User Interface Basis Data Pada Halaman Web
User interface hadir untuk berbagai sistem dan menyediakan cara input di mana pengguna dapat memanipulasi sebuah sistem dan output di mana sistem menunjukkan efek dari manipulasi pengguna. User interface dirancang menjadi sebuah perangkat informasi yang dapat membuat seseorang melakukan sebuah interaksi dengan komputer secara mudah dan sederhana.
1. Konsep User Interface dalam Program Aplikasi
User interface mengacu beragam aplikasi teknologi mulai dari electronic display, software aplikasi komputer, aplikasi web, aplikasi mobile, hingga aplikasi informasi publik. Aplikasi informasi publik identik dengan peralatan sistem informasi publik yang dirancang sedemikian rupa yang ditujukan untuk beragam kondisi user, baik secara usia, gender, latar belakang kultural, tingkat pemahaman dan pendidikan bahkan kondisi keterbatasan fisik yang berbeda.
a. Kualitas Desain User Interface
Desain user interface (UI) atau rekayasa antarmuka pengguna merupakan desain user interface untuk mesin dan perangkat lunak seperti komputer, peralatan rumah, perangkat mobile, dan perangkat elektronik lainnya, dengan fokus pada memaksimalkan kegunaan dan pengalaman pengguna. Tujuan dari desain antarmuka pengguna adalah membuat interaksi pengguna yang sederhana dan seefisien mungkin, dalam hal mencapai tujuan pengguna. Kualitas yang diperhatikan dalam desain user interface antara lain sebagai berikut.
1. Concision
Membuat antarmuka yang berkualitas adalah untuk membuatnya ringkas dan jelas pada saat yang sama.
2. Kejelasan Interface
Menghindari ambiguitas dengan membuat segalanya jelas melalui bahasa, aliran, hierarki, dan metafora untuk elemen visual.
3. Familiarity
Unsur-unsur tertentu dalam kehidupan sehari-hari masih sangat melekat pada pengguna. Metafora kehidupan nyata dapat digunakan untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan interface.
4. Estetika
Interface yang terlihat bagus akan membuat waktu pengguna senang dan nyaman dalam menggunakan interface.
5. Responsiveness
Tampilan antarmuka harus bisa memberikan umpan balik yang baik kepada pengguna tentang apa yang terjadi dan apakah masukan pengguna sedang berhasil diproses.
6. Consistency
Menjaga interface menjadi konsisten di seluruh aplikasi adalah suatu hal yang penting karena memungkinkan pengguna untuk mengenali pola penggunaan.
7. Forgiveness
Sebuah interface yang baik tidak harus "menghukum" pengguna atas kesalahan yang mereka lakukan, akan tetapi seharusnya menyediakan sarana untuk memperbaiki kesalahan tersebut.
8. Efficiency Time
Interface yang baik harus bisa membuat pengguna lebih produktif melalui jalan pintas dan desain yang baik.
b. Tipe-Tipe User Interface
1. Graphical User Interface (GUI)
GUI adalah tipe antarmuka yang digunakan oleh pengguna untuk berinteraksi dengan sistem operasi melalui gambar-gambar grafik, ikon, dan menggunakan perangkat penunjuk (pointing device) seperti mouse atau track ball.
2. Command Line Interface (CLI)
CLI (Command Line Interface) adalah tipe antarmuka di mana pengguna berinteraksi dengan sistem operasi melalui text terminal. CLI adalah sebuah bentuk antarmuka antara sistem operasi dan pemakai di mana pemakai mengetikkan perintah-perintah dengan menggunakan perintah dalam bentuk teks dan sebuah metode untuk memasukkannya.
3. Touchscreens
Menerima masukan dengan sentuhan jari.
4. Gesture Interfaces
UI grafis yang menerima input dalam bentuk gerakan tangan, atau gerakan mouse sketsa dengan mouse komputer.
5. Direct Manipulation Interface
Antarmuka langsung yang memungkinkan pengguna untuk memanipulasi objek yang disajikan kepada mereka.
6. Search Interface
Sebuah kotak pencarian situs ditampilkan, serta merepresentasikan visual dari hasil pencarian.
7. Voice User Interfaces
Komponen yang menerima masukan dan memberikan output dengan menghasilkan perintah suara. Input pengguna dibuat dengan menekan tombol, atau menanggapi secara lisan ke antarmuka.
8. Natural-Language Interfaces
Digunakan pada mesin pencari dan pada halaman web. Jenis penggunaannya adalah dalam bentuk pertanyaan dan menunggu tanggapan.
c. Teknik User Interface
1. Teknik Linguistic Styles
Linguistic styles identik dengan penyampaian "aksi" melalui bahasa yang di mengerti oleh komputer.
2. Teknik Key Modals Styles
Key modals style identik dengan penyampaian aksi melalui penekanan tombol- tombol yang diprogram sebelumnya untuk menjalankan fungsi-fungsi. .
3. Teknik Direct Manipulation Style
Direct manipulation style identik dengan penyampaian perintah melalui manipulasi objek tertentu.
2. Rancang Bangun User Interface
Teknik antarmuka yang baik memudahkan dalam hal menyelesaikan tugas yang ada tanpa menarik perhatian yang tidak perlu pada dirinya sendiri Proses perancangan harus menyeimbangkan fungsi teknis dan elemen visual untuk menciptakan sistem yang tidak hanya bersifat operasional, namun juga dapat digunakan dan disesuaikan untuk mengubah kebutuhan pengguna.
Desain grafis dan tipografi digunakan untuk mendukung kegunaannya, memengaruhi bagaimana pengguna melakukan interaksi tertentu dan meningkatkan daya tarik estetika desain. Desain estetika dapat meningkatkan atau mengurangi kemampuan pengguna untuk menggunakan fungsi antarmuka.
a. Memilih Interface Elements
Terdapat beberapa bentuk elemen interface, yaitu sebagai berikut.
1. Komponen navigasi yang terdiri atas breadcrumb, slider, kolom pencarian, pagination, slider, tag, dan icons.
2. Input control yang terdiri atas tombol, text field, checkbox, radio button, daftar dropdown, daftar kotak, toggles, dan date field.
3. Containers yang salah satunya adalah accordion.
4. Komponen informasi yang terdiri atas tooltips, ikon, progress bar, notifikasi, kotak pesan, dan modal windows.
b. Merancang Interface
Hal yang perlu dipertimbangkan ketika merancang interface, yaitu sebagai berikut.
1. Menciptakan Konsistensi dan Menggunakan Elemen UI Umum
Dengan menggunakan elemen umum di UI, pengguna merasa lebih nyaman dan mampu menyelesaikan sesuatu lebih cepat. Hal ini juga penting untuk membuat suatu pola dalam bahasa, tata letak dan desain di seluruh situs untuk membantu memfasilitasi efisiensi.
2. Menjaga Antarmuka yang Sederhana
Interface terbaik hampir tidak terlihat oleh pengguna. Mereka menghindari elemen yang tidak perlu dan harus terstruktur dengan bahasa yang jelas pada label dan di pesan interface.
3. Strategi Menggunakan Warna dan Tekstur
Anda dapat mengarahkan perhatian user dari dan ke item tertentu, menggunakan warna, cahaya, kontras, dan tekstur untuk tujuan tertentu. Gunakan tipografi untuk membuat penjernihan dan kejelasan. Hati-hati dalam memilih metode membentuk sebuah bentuk gambaran tertentu. Berbagai ukuran, font, dan pengaturan teks yang tepat dapat membantu meningkatkan scanability dan mudah dibaca user.
4. Page Layout Harus Dipertimbangkan Berdasarkan Suatu Tujuan Tertentu
Pertimbangkan spasi antara item pada halaman dan struktur halaman berdasar- kan kepentingan dan tujuan. Penempatan item yang terencana dapat membantu menarik perhatian langsung ke bagian yang paling penting dari informasi dan dapat membantu scanning dan mudah dibaca oleh user.
5. Pikirkan tentang Default
Secara teliti, pikirkan dan antisipasi adanya user yang kebingungan saat tidak sengaja mengutak atik konfigurasi. Anda dapat membuat default yang mengurangi kepanikan pada user.
6. Pastikan Bahwa Sistem Berjalan Sesuai dengan Apa yang Terjadi saat Itu Juga
Selalu menginformasikan pengguna Anda tentang beberapa informasi penting, misalnya lokasi, suatu tindakan sistem, perubahan di negara bagian, atau kesalahan. Penggunaan berbagai elemen UI untuk memberikan info status terkini dapat bermanfaat menambah informasi bagi user.





